Minggu, 12 Desember 2010
Senin, 22 November 2010
kembalilah semangat team rakata!!!
dah selesai tugas kampus yaitu magang kependidikan sekarang saatnya team rakata harus bekerja keras kembali....ayooo semangat!!!dah kangen bgt neh dengan survey dan Quick count,hheehhee....pasti team rakata yang laen juga kangen tuh...
Senin, 11 Oktober 2010
RAKATA INSTITUTE : RISET QUICK COUNT PEMILUKADA KOTA DEPOK


Masyrakat Kota Depok yang ingin mengetahui hasil sementara perhitungan suara tercepat (Quick count) pada Pemilukada Kota Depok, Sabtu 16 Oktober 2010 dapat mengaksesnya melalui Rakata Institute. Walau tidak seperti perhitungan global KPU, tetapi Quick count dapat memastikan siapa yang memperoleh suara terbanyak tersebut.
“ Siapa pemenangnya sudah dapat diketahui pada 1-2 jam dari hasil penghitungan terakhir suara yang di kirim dari TPS-TPS sample yang di tunjuk sebagai Quick count “ beber Koordinator Riset Rakata Institute Wilayah Jabodetabek dan Banten Denni Hermawan R kepada press3G di Kantor KPU Depok, Senin (4/10).
Pada jam 3 sore 90 % hasil itu sudah dapat diketahui, lanjut Denni, selebihnya adalah untuk kerusakan atau Human eror. Tetapi dengan catatan, penghitungan itu setelah sekitar jam 1-2 di tutupnya penhitungan suara tersebut di seluruh TPS-TPS.
Denni yang pernah Riset Quick count di Lampung dan Kalimantan itu menambahkan, tidak semua hasil penghitungan suara di TPS itu masuk pada tim risetnya. Quick count hanya mengambil dari beberapa puluh TPS sample saja. Dan globalnya tetap ada pada penghitungan suara di KPU. Depok, press3G
Pilkada Depok

Depok *Mantan bakal calon wakil wali kota Depok, PDIP, Ali Fahmi Al-Habsyi mengatakan pilkada Depok gagal memunculkan figur baru, karena elit politisi muda masih tidak percaya diri merumuskan gerbong baru yang ditawarkan kepada masyarakat Depok."Saya membaca romantisme pertarungan tahun 2005 akan terulang lagi dalam pilkada ini. Figur lama pilkada 2005 akan kembali "menjajal hoki-nya" sebagai wali kota dalam pilkada sekarang," kata Ali Fahmi, di Depok, Minggu.
Keempat pasangan tersebut yang telah resmi mendaftar ke KPU Kota Depok adalah Yuyun Wira Saputra-Pradi Supriatna (Yudistira), Gagah Sunu Sumantri-Derry Drajat, Badrul Kamal-Supriyanto (BK-Pri) dan Nurmahmudi Ismail-Idris Abdul Shomad (Nur Berkhidmad).
Ia mengatakan jika mengunakan bahasa Bung Karno tahun 60-an Nefo and old nefo yang menampilkan citra new fashion (selera baru) ditengah-tengah tawaran munculnya kandidat old fashion (selera lama).
"Yang dibutuhkan PDI-P sekarang bukan sekedar rekemondasi, tapi kebersamaan dan soliditas yang memunculkan militansi untuk mencapai kemenangan," katanya.
Ali Fahmi mengatakan dirinya dipanggil DPP PDIP untuk memberikan analisa-analisa peta kekuatan di Depok berdasarkan demografi politik.
Menurut dia, masyarakat Depok 60 persen merupakan penglaju (berangkat pagi pulang malam) dan banyaknya migrasi pasangan-pasangan muda pemilih "berpendidikan" yang tinggal di perumahan-perumahan Depok 5 tahun terakhir.
Kedua, realitas di Depok munculnya "titik didih" Golkar dan Demokrat, dan PDI-P yang tercerai-berai. Ketiga, pertarungan pilkada terfokus pada 3 (tiga) kutub Old Fashion yang tampil kembali, maka menjaga soliditas diperlukan adanya "operasi by pass" untuk menurunkan "titik didih".
"Yang menarik bagi pemilih adalah menggabungkan figure dan koalisi kekuatan partai tengah parlemen menjadi kekuatan sigfinikan," jelasnya.
Untuk itu kata Ali Fahmi atas pertimbangan keluarga dan demi kebesaran partai minggu lalu secara resmi saya memutuskan mundur sebagai bakal calon wakil wali kota Depok dari PDIP Perjuangan, sejak minggu lalu.
"Mudurnya saya untuk memberi ruang yang luas bagi para kandidat balon wali kota dan wakil wali kota untuk melakukan analisa diri dan politik lebih jernih, akselerasi, kompromi dan komunikasi," katanya.
Dikatakannya setelah mundurnya saya, DPP menunggu kompromi-kompromi para kandidit tersebut. Tapi semua tergantung dari kemauan, kemampuan, dan jam terbang para balon dalam membaca situasi realita, menganalisa kekuatan dan bermanuver politik.
"Saya pribadi memutuskan kembali ke-'laptop' dalam keseharian saya sebagai analis saham dan investasi untuk beberapa lembaga keuangan," kata mantan caleg nomor 1 DPR RI tersebut.
Ia mengharapkan gaya berpolitik "tiang listrik" tidak digunakan, mereka harus luwes dan dapat membedakan lawan taktis atau strategis dan "teman taktis-strategis" baik dalam level mendapatkan rekomendasi maupun dalam level pertarungan di pilkada Oktober," katanya.info : antara news
Senin, 04 Oktober 2010
Hasil Pleno Rekapitulasi Pilkada Lampung Tengah

Hasil Pleno Rekapitulasi Pilkada Lampung Tengah : Dari hasil pleno rekapitulasi di Kantor KPU Lampung Tengah Rabu (18-8), pasangan A. Pairin-Mustafa dan Musa Ahmad-Suwidyo ditetapkan sebagai pemenang pertama dan kedua, dan maju ke putaran kedua. Pasangan A. Pairin-Mustafa mengumpulkan 154.860 suara (26,83%) dari 858.562 suara yang diperebutkan, sedangkan Musa Ahmad-Suwidyo mendapat 126.123 suara (21,85%). (Data lengkap lihat tabel).
Hasil rekapitulasi itu tidak jauh berbeda dengan perhitungan cepat quick count. Berdasarkan hitung cepat Rakata Institute sebelumnya, pasangan Pairin-Mustafa (nomor urut 6) meraih 25,62%. Pasangan Musa Ahmad-Suwidyo (nomor urut 7) meraih 22,91%.
Pasangan Pairin-Mustafa dinyatakan unggul di tujuh kecamatan, yakni Seputihraman, Putrarumbia, Bandarsurabaya, Bumiratunuban, Bangunrejo, Kalirejo, dan Padangratu. Pasangan Musa Ahmad-Suwidyo unggul di Seputihbanyak, Way Seputih, Buminabung, Rumbia, dan Seputihsurabaya.
Sedangkan pasangan Hery Suliyanto-Syamsir Firdaus unggul di empat kecamatan: Gunungsugih, Punggur, Buminabung, dan Trimurjo. Sementara pasangan Yurida-Mufti Salim unggul di Kotagajah, Bekri, dan Sendangagung.
Tidak ada protes dari para saksi. Saksi pasangan Musa-Suwidyo, Mujiyo, dan saksi pasangan Pairin-Mustafa, Liza Harisni, menyatakan menerima hasil rekapitulasi tersebut. Ketua KPU Lampung Tengah Hendra Fadilah kemudian menetapkan kedua pasangan itu untuk maju pada putaran kedua.
Hendra mengatakan sesuai dengan saran KPU Lampung, pemungutan suara putaran kedua diundur dari jadwal semula. "Sesuai saran KPU Provinsi, pemungutan suara diundur jadi tanggal 29 September 2010. Sebelumnya, kami menetapkan tanggal 24 September," kata Hendra.
Meski ditetapkan, Hendra mengatakan pihaknya masih menunggu kemungkinan gugatan. "Soal gugatan kami tetap menunggu tiga hari, baru bisa bilang ada atau tidaknya calon yang menggugat ke MK. Kalau kesiapan logistik untuk putaran kedua waktunya masih cukup, bahkan kalau itu digelar 24 September. Setelah diundur lebih banyak waktu lagi," kata dia.
Dari rekapitulasi tersebut, tingkat partisipasi penduduk yang masuk daftar pemilih tetap (DPT) yakni 858.562 orang berjumlah 586.553 orang atau 68,32%, sedangkan yang tidak memilih 272.009 atau 31,68%. Dari jumlah yang menggunakan haknya, 9.736 atau 1,66% di antaranya dinyatakan tidak sah.
Rabu, 29 September 2010
HASIL QUICK COUNT PILKADA LAMPUNG TENGAH PUTARAN KE 2


HASIL PERHITUNGAN CEPAT (QUICK COUNT)
PEMILIHAN KEPALA DAERAH-WAKIL KEPALA DAERAH LAMPUNG TENGAH 2010
RAKATA INSTITUTE, 29 SEPTEMBER 2010
Quick Count dilaksanakan dengan memilih 70 TPS yang tersebar secara proporsional di setiap kecamatan yang ada di Lampung Tengah.... Sampel TPS dipilih dengan menggunakan metode statified random sampling.
No. Sebaran Sampel TPS untuk Quick Count
Kecamatan Jumlah Pemilih Jumlah TPS Terpilih
1 Gunung Sugih 42.102 3
2 Kota Gajah 24.201 2
3 Punggur 26.741 2
4 Seputih Banyak 31.338 3
5 Seputih Raman 34.744 3
6 Way Seputih 12.987 1
7 Bandar Mataram 51.916 4
8 Bandar Surabaya 23.717 2
9 Bumi Nabung 22.258 2
10 Rumbia 24.228 2
11 Seputih Surabaya 33.235 3
12 Putra Rumbia 12.846 1
13 Bangun Rejo 42.164 3
14 Bekri 19.015 1
15 Bumi Ratu Nuban 20.651 2
16 Kalirejo 46.680 4
17 Trimurjo 37.236 3
18 Sendang Agung 26.061 2
19 Anak Tuha 25.470 2
20 Padang Ratu 36.043 3
21 Pubian 30.350 2
22 Selagai Lingga 24.019 2
23 Anak Ratu Aji 11.348 1
24 Seputih Agung 33.540 3
25 Seputih Mataram 35.174 3
26 Terusan Nunyai 31.397 3
27 Terbanggi Besar 73.295 6
28 Way Pengubuan 25.806 2
TOTAL 858.562 70
Diperkirakan toleransi kesalahan (margin of error) pada Quick Count ini sekitar plus minus 3% pada tingkat kepercayaan 99%. Adanya efek cluster, perbedaan jumlah pemilih dari masing-masing TPS, dan variasi angka partisipasi memungkinkan tingkat kesalahan menjadi lebih besar. Artinya perolehan suara kandidat dari hasil perhitungan cepat ini bisa bergeser ke atas atau ke bawah sekitar 3%.
Berikut hasil akhir perhitungan cepat yang dilakukan oleh Rakata Institute berdasarkan 70 TPS yang diamati (Posisi data masuk pada pukul 16.00 WIB adalah 98,57%):
No. Urut Nama Pasangan Hasil Quick Count
6 Pairin–Mustafa 53.12%
7 Musa–Suwidyo 46,88%
Hasil perhitungan cepat di atas menunjukkan bahwa pasangan Pairin-Mustafa unggul atas pasangan Musa-Suwidyo karena selisih antar-kedua pasangan lebih dari 6% maka diprediksi pasangan Pairin-Mustafa akan memenangkan Pilkada Lampung Tengah putaran kedua ini.
Berdasarkan zona, kekuatan kandidat digambarkan sebagai berikut :
ZONA Persentase Suara Pasangan Kandidat
Pairin-Mustafa Musa-Suwidyo
I 54,05 45,95
II 54,97 45,03
III 53,62 46,38
IV 52,73 47,27
V 50,99 49,01
Total 53,12 46,88
Keterangan :
Zona I : Gunung Sugih, Kota Gajah, Punggur, Seputih Raman, Seputih Banyak dan Way Seputih.
Zona II : Bandar Mataram, Bandar Surabaya, Bumi Nabung, Rumbia, Seputih Surabaya, Putra Rumbia
Zona III : Bangun Rejo, Bekri, Bumi Ratu Nuban, Kalirejo, Trimurjo dan Sendang Agung.
Zona IV : Anak Tuha, Padang Ratu, Pubian, Selagai Lingga, dan Anak Ratu Aji.
Zona V : Seputih Agung, Seputih Mataram, Terusan Nunyai, Terbanggi Besar dan Way Pengubuan
Tingkat partisipasi pemilih (voter’s turn out) dalam Pilkada Lampung Tengah Tahun 2010 putaran kedua sebesar 67,44%.
RAKATA INSTITUTE,
Iman Subasman, S.Si.
Direktur Eksekutif
Jumat, 24 September 2010
DIGITALISASI
Devisi Digitalisasi yaitu salah satu devisi yang ada pada lembaga survey Rakata Institute, devisi digitalisasi bekerja memberikan pelayanan jasa dibidang digital kepada para konsumen secara profesional.
Program kerja devisi digitalisasi secara intern yaitu :
• Pembuatan website resmi Rakata Institute.
Anggaran dana yang dibutuhkan :
1. Pembelian domain Rp.-
2. Beban pertahun Rp.-
3. Editorial ( team editing ) Rp.-
• Mempublikasikan hasil survey yang dikerjakan oleh devisi devisi lain.
• Menawarkan jasa survey devisi digitalisasi dan devisi yang lain melalui website Rakata Institute dan sub domain rakata institute.
Program kerja devisi digitalisai secara eksternal yaitu :
1. Quick Scanning
A. Latar Belakang
Kemajuan informasi dan teknologi turut mempengaruhi perkembangan infrastruktur dalam dunia pendidikan dan dunia perekonomian. Teknologi dalam bidang pendidikan dan ekonomi mengalami modernisasi, komputerisasi, hingga digitalisasi. Semua itu dimaksudkan untuk memudahkan akses terhadap sumber-sumber pustaka dan informasi, baik primer maupun sekunder, tanpa meninggalkan prinsip akurasi. Optimalisasi Transformasi pendidikan melalui teknologi sangat penting sehingga seseorang dapat mempelajari ilmu pengetahuan dengan efektif yang dapat memberikan kontribusi efisiensi biaya, tenaga dan waktu.tetapi masih banyak terdapat sekolah dan universitas negeri maupun swasta yang tidak menggunakan media digital secara optimal dalam kegiatan pendidikannya.
B. Tujuan Quick Scanning
Quick scanning merupakan jasa optical digital yang membantu konsumen baik kalangan pendidikan seperti sekolah negeri/swasta dan universitas negeri/swasta maupun kalangan non pendidikan dalam mengkoreksi hasil kegiatan seleksi pegawai, ujian maupun seleksi masuk sekolah atau universitas dengan cepat, sehingga menghemat waktu dan tenaga.
C. Sasaran
Quick scanning memiliki sasaran konsumen :
1. Bidang pendidikan :
• sekolah negeri/ swasta
• universitas dan institut negeri/swasta
2. Bidang non pendidikan :
• Perusahaan negeri/swasta
D. Anggaran dan biaya konsumen.
1. Anggaran
Anggaran yang diperlukan yaitu berupa :
• Pengadaan alat scanning sebesar Rp.30.000.000,-
• Perawatan dan service sebesar Rp.500.000,-
2. Biaya konsumen
Biaya yang harus dikeluarkan oleh konsumen :
• Bidang pendidikan :
1. Sekolah negeri/swasta Rp. 5.000.000,-
2. Universitas negeri/swasta Rp. 5.500.000,-
• Bidang non pendidikan :
1. Perusahaan swasta Rp. 6.000.000,-
2. Perusahaan negeri Rp. 5.500.000,-
2. Penerbitan Majalah Survey
A. Latar Belakang.
Dalam perkembangan globalisasi yang semakin maju, masyarakat dituntut untuk dapat lebih cepat mengakes berbagai macam informasi dan kejadian yang terjadi. Kebutuhan masyarakat akan informasi mendapatkan respon positif dari kalangan pers dan media massa baik cetak maupun elektronik untuk dapat memenuhinya. Semakin tingginya persaingan produk-produk yang diberikan pihak produsen kepada konsumen membuat para produsen bekerja keras untuk mendapatkan konsumen yang banyak dan memberikan produk-produk yang berkulitas tinggi. Oleh karena itu, devisi Digitalisasi memberikan solusi yang terbaik, yaitu menerbitkan majalah survey.
B. Tujuan penerbitan majalah survey.
Majalah Survey merupakan media cetak yang membantu memberikan informasi kepada masyarakat dan pihak-pihak perusahaan untuk mengetahui perkembangan produk-produk ataupun jasa yang berada pada kondisi terkini.
C. Sasaran majalah survey
Sasaran Majalah survey yaitu :
1. Input
Perusahan-perusahan produksi ataupun jasa yang ingin produk dan jasanya disurvey.
2. Output
Masyarakat luas yang ingin mendapatkan informasi tentang produk dan jasa yang terbaik.
D.Anggaran dan biaya konsumen.
1. Anggaran
Anggaran yang dibutuhkan untuk menerbitkan majalah yaitu :
a. Percetakan Rp. 5.000.000,-
b. Editing Rp. 1.000.000,-
2.Biaya konsumen
Biaya yang dikeluarkan oleh konsumen yaitu Rp. 25.000,- ( harga majalah survey ).
3.Webmaster dan hosting.
A. Latar Belakang.
Semakin besarnya persaingan yang terjadi pada era globalisasi, masyarakat menginginkan informasi yang lebih cepat dan terpercaya. Pangsa pasar yang semakin ketat ini membuat perusahaan-perusahaan bekerja keras untuk merebut konsumen dengan memberikan tawaran-tawaran produk berkualitas dengan tampilan digital yang menarik, selain itu juga mempermudah para konsumen untuk mengakses produk-produk yang ditawarkan oleh perusahaan.
B. Tujuan webmaster dan hosting.
• Memberikan pelayanan berupan pembuatan website dan hosting.
• Memberikan pelayanan pembuatan database.
C. Sasaran.
Sasaran utama webmaster dan hosting yaitu perusahaan produk dan jasa. Dan sasaran sekunder webmaster dan hosting serta database yaitu instansi-instansi swasta maupun negeri.
D.Anggaran dan biaya
1. perusahaan : Rp. 1.000.000,-
2. instansi : Rp. 800.000,-